web hit counter

Disingkirkan Juventus dari Liga Champions, Pelatih Spurs Tetap Bangga

In Berita

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino tetap berkepala tegak meski timnya tersisih dari Liga Champions. Di pertandingan leg kedua babak 16 besar, Spurs kalah 1-2 dari Juventus sekaligus membalikkan agregat menjadi 3-4 untuk keunggulan wakil Italia itu.

Pochettino mengaku timnya bermain baik di pertandingan tersebut. Dengan mendominasi pertandingan seharusnya timnya bisa mendapatkan hasil berbeda. Ia pun tetap bangga dengan penampilan anak asuhnya.

“Kami pantas mendapat lebih dalam dua pertandingan. Saya bangga. Kami tampil fantastis hingga gol pertama mereka dan kami juga mendominasi permainan,” beber Pochettino.

Secara keseluruhan Spurs mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 51 persen. Selain itu Lilywhite juga memiliki peluang lebih banyak yakni 22 kesempatan dengan enam di antaranya mengenai sasaran. Sementara tim tamu memiliki sembilan kesempatan melepaskan tembakan namun hanya tiga yang mengenai target.

Kekalahan di pertandingan tersebut tidak lepas dari dua kesalahan fatal yang dilakukan. Setelah menyamakan kedudukan, Juventus langsung berbalik unggul hanya dalam tempo kurang dari tiga menit.

“Kurang dari tiga menit kami kebobolan dua gol. Dua kesalahan besar dan itulah yang menyebabkan kami tersingkir,” lanjutnya.

Tak heran kekalahan yang menyakitkan ini membuat para pendukung Spurs kecewa. Tak terkecuali Kieran Trippier. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu menyesali hasil akhir setelah timnya sempat memimpin. Ia bahkan berkontribusi pada gol Son Heung-min di menit ke-39.

“Kami memiliki banyak peluang di babak pertama dan menampilkan performa hebat. Ini sulit diterima. Juventus mengubah formasi dan mereka banyak memegang bola, kami hanya harus sedikit menyesuaikan diri,” beber Trippier.

Lebih lanjut pemain berusia 27 tahun itu mengatakan bahwa gol cepat yang dibuat Bianconeri mematikan semangat timnya. Juventus dinilai berhasil mematikan inisiatif tuan rumah untuk menjaga keunggulan.

“Anak-anak terpukul karena cara kami mengawali pertandingan. Ini sulit diterima. Kami ingin memulai dengan cepat di babak kedua, tetapi mereka [Juventus] membunuh tempo permainan,” pungkasnya.

Tuan rumah lebih dulu memimpin setelah Son Heung-min menggetarkan gawang Juventus yang dikawal Gianluigi Buffon. Menit ke-64 pendukung tuan rumah terdiam setelah Higuain mengoyak gawang tuan rumah yang dijaga Hugo Lloris. Gol tersebut tercipta berkat kontribusi Stephan Lichtsteiner yang memberikan umpan silang dan disundul Sami Khedira sebelum diselesaikan Higuain.

Situasi kembali berubah beberapa menit berselang. Berawal dari umpan terobosan Higuain, Dybala yang berdiri bebas tanpa pengawalan para pemain Spurs langsung menuntaskan peluang emas tersebut menjadi gol. Tanpa kesulitan pemain muda Argentina itu menaklukkan Lloris melalui duel satu lawan satu.

 

You may also read!

Apes, Manchester City Takluk di Matchday Pertama Liga Champions

  Hasil apes dipetik Manchester City di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Sekalipun bertindak sebagai tuan rumah, The

Read More...

Tanpa Ronaldo, Madrid Ukir Kemenangan Telak di Laga Pertama Liga Champions

Real Madrid sukses memetik kemenangan meyakinkan di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Bermain di kandang sendiri di Stadion

Read More...

Pelatih Tottenham Coret Dua Pemain Jelang Laga Liga Champions

Kejutan dilakukan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino jelang pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions Eropa musim 2018/2019. Menjelang lawatan

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu