web hit counter

Ini Alasan Martial Tak Masuk Skuad Prancis di Piala Dunia 2018

In Berita

Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps buka suara terkait keputusannya tak menyertakan Anthony Martial ke Piala Dunia 2018. Martial menjadi satu dari beberapa pemain bintang yang gagal tampil di event akbar empat tahunan yang akan digelar di Rusia sejak 14 Juni hingga 15 Juli 2018.

Selain Martial, pemain bintang lain yang gagal bersaing ke Rusia adalah Alexander Lacazette. Pemain depan Arsenal itu tak mampu mencuri perhatian Deschamps yang memiliki banyak pilihan di lini depan. Deschamps akhirnya lebih memilih untuk membawa Olivier Giroud, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe dan Nabel Fekir.

“Mereka bermain bagus pada laga melawan Jerman, tetapi seluruh tim juga bermain bagus saat itu, Tetapi itu tetap hanya sebuah laga uji coba, meskipun melawan Jerman,” ungkap Deschamps terkait performa Martial dan Lacazette.

Lebih lanjut, Deschamps mengatakan dirinya sudah melakukan analisis mendalam terkait penampilan kedua pemain itu. Termasuk juga peran yang bisa dimainkan di putaran final Piala Dunia 2018 nanti.

“Saya pernah memainkan keduanya dalam beberapa situasi, baik sejak awal maupun sebagai pengganti. Saya telah melakukan analisa secara komplet soal apa yang telah mereka tunjukan dan peran yang mungkin mereka bisa berikan di Piala Dunia 2018,” sambungnya.

Namun dari hasil pertimbangan itu ia akhirnya lebih memilih Giroud, Griezmann, Mbappe, dan Fekir. Menurutnya keputusan itu lebih mempertimbangkan faktor kebutuhan tim di Piala Dunia nanti.

“Terdapat kompetisi yang kuat. Saya lebih memilih Giroud, Griezmann, Mbappe dan Fekir sebagai penyerang saya meski mereka bisa bermain di posisi yang lain,” lanjutnya.

Baginya para pemain yang dipilih itu layak untuk terlibat persaingan dengan tim-tim lain. Ia memberi contoh Mbappe yang menurutnya memiliki potensi menjadi pemain bintang. Di laga-laga uji coba sebelumnya pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu bermain cemerlang.

“Lihat saja performa Mbappe melawan Rusia belakangan ini. Saya kira tak ada pemain yang bisa menyamai dia di posisi itu,” pungkasnya.

Selain Martial dan Lacazette, Deschamps juga tidak memanggil beberapa striker top. Salah satunya adalah Karim Benzema. Tidak ada yang meragukan kualitas pemain depan Real Madrid ini. Namun Deschamps lebih memilih beberapa pemain muda ketimbang Benzema.

Di lini  tengah, Deschamps memadukan pemain senior dan junior seperti Blaise Matuidi (Juventus), N’Golo Kante (Chelsea), Steven N’Zonzi (Sevilla), Paul Pogba (Manchester United), dan Corentin Tolisso (Bayern Munich).

Sementara itu di barisan pertahanan Deschamps memberi tempat kepada Lucas Hernandez (Atletico Madrid), Presnel Kimpembe (Paris St Germain), Benjamin Pavard (VfB Stuttgart), Benjamin Mendy (Manchester City), Djibril Sidibe (Monaco), Adil Rami (Olympique de Marseille), Samuel Umtiti (Barcelona), Raphael Varane (Real Madrid).

Alphone Areola (Paris St Germain), Hugo Lloris (Tottenham Hotspur), dan Steve Mandanda (Olympique de Marseille) akan bersaing untuk menjadi kiper utama.

 

You may also read!

Apes, Manchester City Takluk di Matchday Pertama Liga Champions

  Hasil apes dipetik Manchester City di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Sekalipun bertindak sebagai tuan rumah, The

Read More...

Tanpa Ronaldo, Madrid Ukir Kemenangan Telak di Laga Pertama Liga Champions

Real Madrid sukses memetik kemenangan meyakinkan di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Bermain di kandang sendiri di Stadion

Read More...

Pelatih Tottenham Coret Dua Pemain Jelang Laga Liga Champions

Kejutan dilakukan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino jelang pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions Eropa musim 2018/2019. Menjelang lawatan

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu