web hit counter

Lacazette Datang, Giroud Siap Hengkang dari Arsenal

In Berita

Dinamika di bursa transfer tidak hanya diwarnai dengan pembelian demi pembelian. Mencari lantas mendapatkan pemain incaran atau drama pemain incaran salah satu klub tetapi malah ditelikung klub lain. Warna lain di bursa transfer juga menampilkan reaksi pemain yang terasing setelah kedatangan pesaing seperti yang dialami Olivier Giroud saat ini. Striker Arsenal asal Prancis itu semakin tak nyaman di Emirates Stadium menyusul kedatangan Alexandre Lacazette. Untuk memboyong Lacazette dari Olympique Lyon, The Gunners rela merogoh kocek hingga 52 juta poundsterling atau setara Rp 894 miliar.

Lacazzette berani ditebus dengan harga fantastis mengingat performanya yang gemilang musim lalu bersama klub asal Prancis itu. Ia bahkan disebut-sebut sebagai salah satu ujung tombak tersubur tidak hanya di pentas domestik tetapi juga di level Eropa. Situasi berbanding terbalik dengan Giroud. Pemain berusia 30 tahun itu mendapatkan jam terbang yang kian minim. Musim 2016/2017, Giroud hanya mendapatkan 11 kesempatan bermain sejak menit awal dari 29 pertandingan di Liga Primer Inggris oleh pelatih Arsene Wenger. Wenger lebih senang memberi kepercayaan kepada Alexis Sanchez ketimbang mengambil opsi untuk menyertakan Giroud dalam skuad. Situasi ini membuat Giroud gundah-gulana. Berbicara di sela-sela keikutsertaannya bersama para pemain Arsenal lainnya dalam tur pramusim di Sydney, Australia, Giroud berkata, “Sejujurnya,  hal itu (pergi dari Arsenal) adalah sebuah opsi,” tandasnya.

Sekalipun berhembus wacana pergi dari Emirates Stadium, Giroud tampaknya belum melihatnya sebagai sesuatu yang serius untuk dipikirkan saat ini. Pada sisi lain separuh hatinya masih ada untuk Arsenal. Apalagi ia baru saja memperpanjang kontrak pada Januari lalu yang membuatnya berhak berseragam Meriam London hingga tahun 2020 mendatang. “Saat ini saya pemain Arsenal. Jadi, sekarang saya hanya ingin mempersiapkan diri dengan baik untuk musm baru dan lihat saja nanti.”

Pilihan bertahan jelas membuat pekerjaan rumah Giroud kian berat. Ia harus bisa bersaing dengan Lacazette yang tentu saja akan diutamakan oleh Wenger. Meski begitu ia tetap optimistis bersama Arsenal sekalipun posisinya kian tergusur. Malah ia masih memendam harapan untuk berprestasi bersama klub tersebut. “Saya memenangkan beberapa gelar dalam karier saya, itu yang terpenting. Tapi adalah hal yang lebih penting lagi yang ingin saya lakukan. Prajurit terbaik di lapangan adalah mereka yang selalu memberikan yang terbaik bagi tim. Dan itu sebabnya saya ingin melanjutkan karier saya di Arsenal dan saya ingin memberikan yang terbaik.”

Seandainya saja Giroud berubah pikiran beberapa klub sudah siap menampungnya. Klub Liga Primer Inggris, Everton dan salah satu kontestan Ligue 1 Prancis, Marseille siap menggunakan jasanya. Kabarnya Everton telah menyiapkan anggaran sebesar 20 juta poundsterling untuk memboyong Giroud ke Goodison Park. Ia akan mengisi tempat yang baru saja ditinggalkan Romelu Lukaku yang menyeberang ke Manchester United.

 

 

 

 

You may also read!

Setelah Melepas James Rodriguez, Lini Tengah Madrid Tetap Menakutkan

Real Madrid, seperti halnya klub-klub lain, terus bergerak di bursa transfer musim panas ini. Aktivitas jual-beli, atau mendatangkan dan

Read More...

Chelsea dan Madrid Sepakati Harga Morata

Gagal diboyong Manchester United, Alvaro Morata akhirnya mendapat klub baru. Chelsea dikabarkan telah mencapai kata sepakat dengan Real Madrid

Read More...

Kemenangan Atas Mongolia Harga Mati Bagi Luis Milla

Tim nasional Indonesia U-22 mengawali kiprahnya di penyisihan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 dengan hasil negatif. Armada

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu