web hit counter

Media Vietnam Juluki Indonesia Sebagai Tim Rugby

In Berita

Publik Vietnam tampaknya masih kesal dengan hasil yang dituai timnya saat menghadapi tim nasional Indonesia U-22 di penyisihan Grup B SEA Games 2017 beberapa waktu lalu. Mereka tak puas dengan hasil imbang tanpa gol sepanjang 2 kali 90 menit.

Di satu sisi publik Vietnam pantas menyesali hasil seri itu. Pasalnya Vietnam tampil dominan sepanjang pertandingan, ditambah lagi hanya menghadapi Indonesia dengan 10 orang pemain sejak menit ke-62. Namun di sisi lain, skuad Garuda Muda mampu membangun pertahanan yang rapat untuk membendung serangan Vietnam.

Tidak hanya publik secara umum, media Vietnam pun turut berkomentar. Sasaran kritik pertama adalah penyerang Ho Tuan Tai. Seperti dilansir dari Bolalob.com (24/08/2017), sang striker mendapat kecaman lantaran membung sejumlah peluang emas.

Tercatat pemain tersebut gagal memaksimalkan tiga kesempatan emas. Salah satu peluang terbaik diperoleh saat tambahan waktu. Saat itu Ho Tuan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Indonesia, Kartika Ajie. Sayang bola tendangan striker berusia 22 tahun itu berhasil ditepis dan hanya membentur mistar gawang.

Tidak hanya mengkritik para pemainnya, media Vietnam juga melayangkan kritik kepada cara bermain timnas Indonesia. Salah satu media Vietnam, Bondanet.vn, menjuluki Indonesia sebagai tim rugby. Alasannya, permainan anak asuh Luis Milla dinilai lebih mengandalkan fisik ketimbang teknik.

Hansamu Yama Pranata dinilai tak bisa mengimbangi kualitas Vietnam dan semata-mata bertumpu pada kekuatan fisik dan permainan kasar. Sebagaimana diketahui rugby merupakan salah satu cabang olahraga yang lebih mengandalkan otot dan banyak diwarnai tekel.

Namun demikian patut diakui bahwa skuad Garuda Muda tampil tenang dan tidak terpengaruh dengan serangan bertubi-tubi dari para pemain Vietnam. Alhasil, Indonesia mampu menjaga gawangnya dari kebobolan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai.

Terlepas dari hal ini, Indonesia akhirnya sukses ke babak semi final setelah memenangkan pertandingan pamungkas menghadapi Kamboja, Kamis (24/08/2017) petang. Tampil dominan, Indonesia menggasak Kamboja dua gol tanpa balas.

Meski hanya unggul dua gol, Indonesia berhak lolos ke empat besar mendampingi Thailand yang keluar sebagai juara grup. Pasalnya di laga terakhir Thailand sukses membenamkan Vietnam. Dengan demikian Vietnam tersisih di fase grup dengan hanya mengemas 10 poin. Sementara Indonesia menjadi runner-up dengan raihan total 11 poin, kalah satu poin dari Thailand.

Vietnam sebenarnya mempunyai kans andai saja mampu memenangkan pertandingan atau minimal mengimbangi Thailand. Dengan tambahan satu poin saja sudah cukup bagi Thailand dan Vietnam ke babak semi final karena unggul selisih gol dari Indonesia.

 

You may also read!

Apes, Manchester City Takluk di Matchday Pertama Liga Champions

  Hasil apes dipetik Manchester City di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Sekalipun bertindak sebagai tuan rumah, The

Read More...

Tanpa Ronaldo, Madrid Ukir Kemenangan Telak di Laga Pertama Liga Champions

Real Madrid sukses memetik kemenangan meyakinkan di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Bermain di kandang sendiri di Stadion

Read More...

Pelatih Tottenham Coret Dua Pemain Jelang Laga Liga Champions

Kejutan dilakukan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino jelang pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions Eropa musim 2018/2019. Menjelang lawatan

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu