web hit counter

Mourinho Tak Rela Chelsea Juara Piala FA

In Berita

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho tak terima timnya kalah dari Chelsea di final Piala FA. Meski mendominasi pertandingan, Setan Merah menyerah satu gol tanpa balas di Stadion Wembley, Sabtu (19/05/2018) malam. Gol tunggal kemenangan Chelsea dicetak oleh Eden Hazard melalui titik putih di menit ke-22.

Menurut Mourinho timnya lebih pantas menang. Meski mengucapkan selamat kepada mantan klub, pelatih asal Portugal itu menekankan timnya lebih pantas juara. “Saya ucapkan selamat untuk Chelsea karena menang. Namun, saya pikir mereka tidak pantas mendapatkan kemenangan itu,” beber Mou.

Meski begitu mantan pelatih Real Madrid dan Chelsea itu tetap bersikap sportif. Selain mengucapkan selamat ia juga menyelamati pelatih dan pemain lawan. Menurutnya, sikap tersebut ditunjukkan sebagai bentuk penghormatan kepada lawan.

“Saya menyelamati mereka karena saya manajer Manchester United dan menghormati mereka sebagai lawan kami hari ini, bukan mantan tim saya. Namun, saya pikir kami lebih pantas untuk menang,” lanjutnya.

Pernyataan Mourinho bukan isapan jempol belaka. Setan Merah lebih mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 66 persen. Selain itu Alexis Sanchez dan kawan-kawan memiliki peluang lebih banyak. Tercatat United melepaskan 18 tembakan. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari Chelsea yang hanya memiliki enam peluang. Meski begitu United harus rela memberikan gelar Piala FA kedelapan kepada Chelsea yang terakhir kali menjadi juara pada musim 2011/2012.

Sementara itu pelatih Chelsea, Antonio Conte tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Setelah gagal mempertahankan trofi Liga Primer Inggris, pelatih asal Italia itu masih bisa memberi gelar kepada Si Biru musim ini.

Dalam pernyataannya seusai pertandingan, mantan pelatih Juventus itu mengatakan dirinya merupakan sosok bertangan dingin yang tak bisa lepas dari trofi. Musim lalu ia mempersembahkan trofi Liga Primer Inggris, dan musim ini gelar Piala FA, tanda bahwa ia selalu memberi gelar dalam dua musim kepelatihannya.

“Jangan lupa, saya menang setiap musim. Keberhasilan juara (Piala FA) pada musim ini memberikan rasa bangga yang lebih daripada musim lalu,” ungkap Conte.

Lebih lanjut, Conte mengatakan gelar ini menjadi pelipur lara di tengah kerasnya persaingan di Liga. Hingga akhir musim, Chelsea gagal mempertahankan gelar yang direbut tahun lalu. Tidak hanya itu mereka pun harus terlempar dari empat besar. Dengan finis di peringkat kelima maka timnya harus rela tampil di Liga Europa, kasta kedua di bawah Liga Champions, musim depan.

“Ketika memiliki musim seperti ini, Anda punya beberapa momen yang hadirkan banyak pertanyaan untuk diri sendiri. Saya pikir, pada musim sulit seperti sekarang, saya tetap membuktikan sebagai langganan juara,” pungkasnya.

 

You may also read!

Rekor Tim dengan Kemenangan Beruntun dan Terbesar di Piala Dunia

Piala Dunai yang merupakan ajang presitius di dunia sepak bola telah melahirkan banyak catatan sejarah. Pada bagian ini akan dibeberkan

Read More...

Pemain Muda Nigeria Ingin Belajar dari Messi di Piala Dunia 2018

Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang pertarungan gengsi dan prestasi antarnegara. Tetapi juga menjadi ajang saling belajar seperti yang

Read More...

Ini Alasan Martial Tak Masuk Skuad Prancis di Piala Dunia 2018

Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps buka suara terkait keputusannya tak menyertakan Anthony Martial ke Piala Dunia 2018. Martial

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu