web hit counter

Parma Berhasil Promosi Ke Serie B Italia

In Berita

Masih ingat dengan kesebelasan Italia bersama AC Parma? Ya, kesebelasan yang sempat collapse akibat mengalami krisis finansial sampai akhirnya harus menghilang dari peredaran kasta sepakbola tertinggi di Italia tersebut kini sudah berhasil memastikan diri untuk promosi ke Serie B Italia, satu kompetisi di bawah kompetisi kasta tertinggi Italia yakni Serie A, setelah sukses mengalahkan Alessandria dengan skor 2-0 pada partai final play-off Lega Pro (dulu dikenal dengan nama Serie C), yang dilangsungkan pada hari Sabtu malam waktu setempat.

Parma, yang kini dikenal dengan nama Parma Calcio 1913 berhasil memenangi pertandingan final yang berlangsung di Stadio Artemio Franchi tersebut, di mana dua gol Parma masing-masing dicetak oleh Manuel Scavone di menit ke-11 dan juga Manuel Nocciolini di menit ke-67. Dengan hasil ini, Parma semakin dekat untuk dapat melakukan comeback ke Serie A, setelah sempat terdegradasi ke Serie D karena mengalami kebangkrutan yang begitu parah. Pada musim 2014/2015 yang lalu, Parma mengalami kebangkrutan yang membuat pemain-pemain mereka harus sempat tidak digaji dan bahkan sampai mengalami pengurangan poin. Parma pun menempati dasar klasemen Serie A di akhir musim tersebut dan terdegradasi ke Serie B.

Namun, derita Parma tidak cukup hanya sampai di situ. Pengadilan Italia memutuskan bahwa masalah kebangkrutan klub yang dialami Parma membuat mereka harus turun lebih jauh hingga ke Serie D, kompetisi kasta keempat di Italia yang sebenarnya adalah kompetisi semi-profesional. Hal itu menjadi ironis mengingat di masa kejayaannya di era lampau, Parma adalah klub yang tergolong memiliki kekuatan finansial yang sangat baik. Mereka seringkali bertengger di papan atas Serie A dan berlaga di kompetisi Eropa meskipun masih belum dapat meraih gelar scudetto. Nama-nama besar pun pernah menghiasi starting line-up Parma, sebut saja seperti Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Gianfranco Zola, hingga Hernan Crespo. Parma juga sempat ditangani oleh salah satu manajer tersukses Italia, yakni Carlo Ancelotti.

Kebangkrutan Parma sendiri dimulai dengan pergantian investor demi investor yang menjadi pemilik Parma. Pada tahun 2014, grup investor asal Rusia, yakni Siprus Dastaro Holdings sempat menjadi pemilik Parma, namun mereka tidak mampu menutupi pailit yang diderita oleh Parma dan akhirnya harus menjual Parma ke seorang pengusaha bernama Giampietro Manenti, dengan harga hanya 1 juta euro. Setelah terdegradasi ke Serie D, Parma harus bertanding dengan skuad seadanya. Praktis, mungkin hanya nama seorang Alessandro Lucarelli yang menjadi satu-satunya pemain yang memiliki “nama” di skuad Parma saat itu. Namun, usaha gigih Parma akhirnya tidak sia-sia dan membuahkan hasil yang begitu baik dalam waktu lumayan cepat, di mana kini mereka sudah akan kembali berlaga di Serie B musim depan, selangkah lebih dekat untuk dapat kembali berkiprah di Serie A bersama tim-tim elit Italia lainnya.

 

You may also read!

Setelah Melepas James Rodriguez, Lini Tengah Madrid Tetap Menakutkan

Real Madrid, seperti halnya klub-klub lain, terus bergerak di bursa transfer musim panas ini. Aktivitas jual-beli, atau mendatangkan dan

Read More...

Chelsea dan Madrid Sepakati Harga Morata

Gagal diboyong Manchester United, Alvaro Morata akhirnya mendapat klub baru. Chelsea dikabarkan telah mencapai kata sepakat dengan Real Madrid

Read More...

Kemenangan Atas Mongolia Harga Mati Bagi Luis Milla

Tim nasional Indonesia U-22 mengawali kiprahnya di penyisihan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 2018 dengan hasil negatif. Armada

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu