web hit counter

Valverde Akui Barcelona Tengah Krisis

In Barcelona

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengakui timnya sedang menghadapi ujian serius. Hal ini diakui setelah timnya menderita kekalahan telak atas musuh bebuyutannya Real Madrid di pentas Piala Super Spanyol. Kalah 1-3 di leg pertama di Camp Nou, Lionel Messi dan kolega kembali dibekuk dua gol tanpa balas di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (17/08/2017) dini hari WIB tadi sekaligus melengkapi kekalahan dengan agregat telak 1-5.

Hasil negatif ini menandakan Blaugrana sedang mengalami krisis terutama amunisi di lini depan menyusul kepergian Neymar Junior ke Paris Saint-Germain (PSG) beberapa waktu lalu. Terlihat Messi dan Luis Suarez cukup kerepotan memikul tanggung jawab untuk menjadi juru gedor.

“Dalam dunia ini, segalanya bisa menjadi bukti. Setiap tim diuji hingga tahap tertentu dan kesulitan selalu datang. Ada beberapa hal di pramusim yang bisa memengaruhi keseimbangan yang pernah ada dalam tim. Kami harus membenahinya untuk menemukan keseimbangan lain. Itulah tugas tim ini. Ini adalah periode yang sulit karena di tim besar, hal ini terjadi setiap kali Anda gagal menang.”

Secara diplomatis Valverde mengakui bahwa kekalahan akan menghanuti siapa saja. Krisis akan menghampiri tim manapun. Namun ia mengakui permainan Madrid lebih baik dari timnya meski Barcelona tidak kekurangan peluang. “Tak ada tim yang tak terkalahkan – jika ada kepastian di olahraga ini, itu adalah kekalahan pada akhirnya. Apa yang kami butuhkan untuk menang, pastinya, adalah akurasi. Kami tak punya masalah dalam mengakui kualitas rival. Madrid bermain lebih bagus dari kami, terutama di laga kedua, bukan yang pertama. Kami telah kehilangan gelar ini, itu benar. Kadang-kadang, mereka mampu mengawali dengan baik, terutama di awal babak pertama dan babak kedua kami tidaklah terlalu bagus.”

Kekalahan ini jelas memberikan alarm bagi raksasa Catalonia itu untuk segera bangkit. Perburuan gelar La Liga akan segera dimulai. Setelah gagal di musim lalu dalam persaingan dengan Madrid, tentu semangat Messi dan kawan-kawan untuk merebut kembali musim ini berlipat ganda. Namun tidak dimungkiri Barcelona memang sedang mengalami periode krisis. Selain membutuhkan pemain sekelas Neymar, beberapa penggawa Barcelona sudah termakan usia sehingga perlu dicarikan pengganti yang sepadan dengan usia yang lebih muda.

“Kami punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan, tapi kami tidak memanfaatkannya. Kami telah dihukum dalam kekalahan tersebut. Kami harus segera bangkit dari sudut pandang psiokologis karena La Liga akan dimulai. Piala Super adalah akhir dari pramusim, walau itu adalah gelar yang ingin kami menangkan. Kami harus melangkah. Kami tak punya pilihan lain.”

 

 

You may also read!

Angel Di Maria: Saya Bahagia di Kota Paris, tetapi Tidak di Klub

Angel Di Maria baru saja memberikan pengakukan mengejutkan. Pemain depan asal Argentina itu mengaku dirinya tak lagi bahagia bersama

Read More...

Rakitic Optimis Barcelona Menangi El Clasico Jilid I

Salah satu pertandingan yang paling dinanti di La Liga Spanyol musim ini akan tersaji pekan depan. El Clasico jilid

Read More...

Tertinggal 11 Poin dari City, Mourinho: Pertarungan Baru Berakhir pada Mei

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho belum kehilangan harapan untuk memburu gelar Liga Primer Inggris musim ini. Sekalipun timnya tertinggal

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu