web hit counter

Vietnam Puji Ketangguhan Pertahanan Indonesia

In Berita

Tim nasional Indonesia sukses menahan imbang Vietnam di pertandingan keempat penyisihan Grup B SEA Games 2017. Pertandingan yang dihelat di Stadion Selayang, Selasa (22/08/2017) itu berakhir imbang tanpa gol.

Mestinya Vietnam berpeluang untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan mengingat Indonesia harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit ke-62. Namun hingga wasit meniup peluit panjang Vietnam gagal menjaringkan bola ke gawang Garuda Muda.

Keberhasilan anak asuh Luis Milla tak lepas dari ketangguhan para pemain belakang Indonesia. Kredit diberikan kepada dua kiper tim nasional Indonesia yakni atria Tama dan Kartika Ajie yang melakukan sejumlah penyelamatan gemilang.

Performa Indonesia dalam menahan gempuran para pemain Vietnam diakui oleh pelatih Nguyen Huu Thang. Seperti dilansir dari Bolalob.com (23/08/2017) pelatih Vietnam itu mengaku, “Indonesia punya pertahanan yang bagus sepanjang pertandingan tadi. Kami juga sering membuang peluang dan bermasalah di finishing.”

Lebih lanjut pelatih yang telah berusia 44 tahun itu secara khusus mengapresiasi kesabaran para pemain Indonesia yang tidak terpancing dengan gangguan Vietnam. Sekalipun terus ditekan dan digempur para pemain Indonesia tetap solid dalam menjaga daerah pertahanan.

“Mereka sangat sabar dalam menjaga pergerakan kami. Mereka tak mudah dipancing dengan serangan kami,” tegasnya.

Dengan tambahan satu poin Indonesia kini berada di urutan ketiga dengan total delapan poin. Merah Putih tertinggal dua poin dari Thailand dan Vietnam yang berada di puncak. Namun demikian masih ada peluang bagi Evan Dimas dan kolega untuk lolos ke semi final dengan syarat di laga terakhir menghadapi Kamboja bisa memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan. Setidaknya menang dengan selisih tiga gol atau lebih adalah modal berharga untuk melangkah ke empat besar.

Keteledoran Malaysia selaku tuan rumah SEA Games 2017 ternyata jamak. Belum reda persoalan terkait kesalahan memajang foto bendera Indonesia secara terbalik di buku panduan beberapa waktu lalu, muncul lagi satu kesalahan baru.

Kesalahan yang dibuat tuan rumah terjadi di cabang sepak bola. Dalam daftar pencetak gol terbanyak di cabang tersebut terdapat nama pemain Indonesia yakni Septian David Maulana. Namun bendera yang menyertai pemain tersebut bukan bendera Indonesia tetapi bendera Singapura.

Kesalahan cetak bendera tersebut pertama kali terkuak setelah disebarkan akun Instagram Indozone.id. Menyertai gambar kesalahan tersebut, tertulis komentar, “Dalam foto yang diunggah MR. D di akun twitternya, sejumlah nama pemain dari cabang sepak bola pun dipajang. Namun, kejanggalan justru terjadi saat mereka mencantumkan nama Septian David. Septian David Maulana merupakan pemain asal Indonesia. Namun, dalam daftar itu, nama Septian ditulis bersama bendera Singapura.”

Sontak informasi tersebut langsung ramai di jagad maya. Warganet ramai-ramai memberikan komentar, yang tentu saja menyudutkan tuan rumah. “Ini jga om tum, sengaja bnget ganti negara asal Septian David jd singapura seolah2 mreka gak ngakuin indonesia..,” tulis akun MR. D.

 

You may also read!

Apes, Manchester City Takluk di Matchday Pertama Liga Champions

  Hasil apes dipetik Manchester City di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Sekalipun bertindak sebagai tuan rumah, The

Read More...

Tanpa Ronaldo, Madrid Ukir Kemenangan Telak di Laga Pertama Liga Champions

Real Madrid sukses memetik kemenangan meyakinkan di matchday pertama Liga Champions musim 2018/2019. Bermain di kandang sendiri di Stadion

Read More...

Pelatih Tottenham Coret Dua Pemain Jelang Laga Liga Champions

Kejutan dilakukan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino jelang pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions Eropa musim 2018/2019. Menjelang lawatan

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu